Rabu, 09 November 2016

Manfaat Inisiasi Menyusui Dini dapat Mengurangi Kemungkinan Kematian Bayi

Bagi ibu – ibu yang baru melahirkan pasti tidak asing dengan istilah IMD atau Inisiasi Menyusui Dini. IMD adalah metode bagi bayi yang aktif mencari dan menemukan puting payudara ibunya setelah melahirkan atau persalinan. Lebih tepatnya adalah suatu aktifitas yang dilakuan ibu melahirkan sesaat setelah proses persalinan untuk melakukan kontak kulit antara ibu dan bayi minimal satu jam.
Menurut Roesli, Inisiasi Menyusu Dini adalah memberikan ASI kepada bayi baru lahir, bayi tidak boleh dibersihkan terlebih dahulu dan tidak dipisahkan dari ibu. Pada inisiasi menyusu dini ibu segera mendekap dan membiarkan bayi menyusu dalam 1 jam pertama kelahirannya
Berdasarkan hasil riset yang dilakukan beberapa ahli bahwa Pemberian ASI sangat berpengaruh kuat terhadap kelangsungan hidup, pertumbuhan dan perkembangan bayi. Hasil riset tersebut juga menjelaskan bahwa inisiasi menyusu dini dalam 1 jam pertama mampu mencegah 22% kematian bayi di bawah umur 1 bulan di Negara berkembang (Sumber APN, 2007).
Inisiasi Menyusui Dini. (Foto: rsia.kendangsari.com)
Sudah jelaskan bahwa Hal ini perlu sekali dilakukan karena sangat bermanfaat bagi ibu dan bayinya. Banyak manfaat yang dirasakan oleh ibu menyusui. Berikut manfaat Inisiasi Menyusui Dini yang dirasakan oleh ibu menyusui seperti dapat merangsang produksi oksitosin dan prolactin, dapat meningkatkan keberhasilan produksi ASI, serta mampu meningkatkan Jalinan kasih sayang antara ibu dan bayi, masih banyak lagi manfaat yang lain.

Selain bermanfaat bagi ibu, juga sangat bermanfaat bagi sang bayi diantaranya seperti yang sudah disebutkan berdasarkan hasil penelitian yaitu dapat mengurangi kemungkinan kematian bayi berusia 1 bulan sebanyak 22%. Selain itu juga dapat meningkatkan rangsangan produksi susu sang ibu, memperkuat isapan bayi ketika menyusu, dan masih banyak lagi manfaat yang di dapat.


Agar Inisiasi Menyusui Dini dapat bermanfaat tentunya harus dilakukan dengan benar, jadi perlu diperharikan langkah langkah melakukan IMD dengan benar, yang perlu diingat ketika baru melahirkan, setelah tali pusar dipotong dan badannya dibersihkan kecuali bagian lengan bersegeralah lakukan IMD. Posisi bayi tengkurap di dada ibu tanpa ada pakaian yang menghalangi kulit ibu dan bayi. Posisi bahu bayi usahakan lurus dan kepada berada di antara payudara ibu jangan terlalu tinggi dari puting payudaya. Kemudian beri selimut yang hangar kepada ibu dan bayi. Ibu bayi harus membelai – belai bayi dengan pelan agar terjadi kontak kulik antara ibu dan bayi minimal 1 jam.
Load disqus comments

0 komentar